Aksi Nyata Peduli Sosial

Momen membersamai lebaran yatim dan difabel bulan muharram sebagai bentuk kesetaraan antar sesama. Program kementerian  agama memberikan pembelajaran kepada umat muslim untuk saling membantu meringankan, menyantuni dan menyayangi anak yatim serta difabel atau seseorang yang memiliki kemampuan berbeda dari umumnya seperti keterbatasan fisik, mental maupun sensorik.  Kegiatan nonton bareng ini melalui zoom seluruh Indonesia  berlangsung khidmat yang diikuti oleh Menteri agama dan jajarannya.

MTsN 38 memenuhi target menyantuni anak yatim dan dhu’afa seharusnya 30 orang, namun civitas madrasah dan komite madrasah ingin meraih pahala pada momen muharram ini sehingga mencapai 50 paket santunan, baik untuk siswa yatim dan dhu’afa MTsN 38 maupun warga sekitar. Warga sekitar menyambut baik adanya pembagian santunan ini karena sangat membantu meringankan beban mereka.

Wakil Menteri Agama, Roro Muhammad Syafi’i dalam sambutannya menyampaikan bahwa menyantuni dan memelihara anak yatim ibarat seperti 2 jari tangan yaitu jari telunjuk dan jari tengah, mereka  kelak di akhirat tidak ada yang menghalanginya namun akan terus berdampingan dengan  Rasulullah saw. Itulah balasan Allah terhadap orang -orang yang menyayangi anak yatim. Mereka jangan luput dari perhatian kita bersama, bimbing dan sayangi, perhatikan pendidikannya, sehingga kelak dimasa akan datang akan menjadi orang yang berilmu,  bermanfaat dan berguna bagi negara, bangsa, masyarakat dan tanah air.

Semoga program mulia ini bukan hanya slogan tetapi aksi nyata yang terus berlanjut  mengajarkan mereka semangat pantang menyerah demi membahagiakan mereka yang merupakan bagian aset kita menuju surgaNya. Pembagian santunan MTsN 38 di awali oleh Kepala madrasah, Hujaeni Roup, M.Pd dan diikuti oleh Para Wakil dan guru.

“Satu Kesetaraan, Sejuta Harapan Meraih Keberkahan”

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *