MTsN 38 Jakarta mengadakan Workshop menyambut ajaran baru 2024/2025 dengan tema “Desain pembelajaran berdeferensisasi pada kurikulum merdeka”. Sebagai Pembicara dari LPMP jakarta,  Sri Sulastri, S.Si., M.Pd.  Dalam materinya mengatakan bahwa mengajar jangan selalu memakai methode ceramah, anak akan merasa bosan dan tidak betah dalam pembelajaran, hendaklah diselingi  dengan ice breaking yang menyenangkan dan membangun semangat anak dan sekali seminggu bergantian tempat duduk, sehingga anak mengetahui karakter teman masing-masing, menciptakan suasana kelas dengan cara bermain game sesuai dengan materi pelajaran.

 

 

 

 

 

 

Di sore hari dilanjutkan dengan RAKER/ Rapat Kerja yang dihadiri oleh seluruh civitas MTsN 38 Jakarta dan komite yang dibuka langsung oleh Bapak Kanwil Kementrian Agama DKI Jakarta, Bapak H. Cecep Khairul Anwar, M.Ag. yang didampingi oleh kepala seksi Penmad  Kemenag Utara, H. Samsurial, M.Pd.

beliau   berpesan ditahun ajaran baru harus lebih baik dan meningkat lagi prestasi, kembangkan berbagai ekskul, seperti tahfidz, jika anak menjadi hafidz, juga harus pandai menulis Al Qur’an, serta menjiwai apa yg dihafal, tutur Pak Cecep.

 

 

Kepala Madrasahpun menghimbau kepada GTK agar tingkatkan kedisiplinan dalam mengajar, mendidik anak” bangsa yang berkarakter dan berakhlak mulia. Pandai membaca AlQur’an serta mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, ujar  Kepala Madrasah, Elvia Luthfiasari, M.Pd.

Acara dilanjutkan dengan rapat pleno dari beberapa komisi bidang: Kesiswaan, sarana prasarana, pengembangan mutu, ekstra kurikuler dan osis, ketatausahaan, kurikulum dan humas yang berlangsung lancar dan sukses.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *